Sabtu, 18 September, 2021

KONI Sumsel Terapkan Vaksin Sebelum Pertandingan Porprov OKU Raya

Sumselmerdeka.com-Palembang, Pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) ke -13 kali ini di selengarakan Di Oku Raya, Semua atlet dan Pelatih yang terlibat dalam pelaksanaan harus menjalani Vaksin Covid-19.

Sementara itu, Ketua Umum Kepala Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Hendri Zainuddin membenarkan jika semua Atlet dan Pelatih harus di Vaksin terlebih dahulu.

“Setelah surat Pak Gubernur menyatakan lanjut Porprov di OKU Raya, KONI Sumsel menyatakan bahwa seluruh atlet dan pelatih yang terlibat Porprov diwajibkan untuk vaksin Covid-19,” kata Ketua Umum KONI Sumsel Hendri Zainuddin, Jumat (23/7/2021).

Dikatakan Hendri, dengan semua Pemain dan Pelatih sudah Vaksin, itu bisa menjalani pertandingan dengan tidak ada halangan, di dalam pertandingan tersebut juga harus menjalani Prokes yang sudah di terapkan pemerintah.

“Melalui vaksinasi ini kami berharap keselamatan dan kenyamanan atlet makin terjamin. Sehingga mereka bisa bertanding dengan tenang. Sesuai dengan anjuran pemerintah, setelah divaksinasi pun wajib hukumnya untuk menerapkan protokol kesehatan,” tegas Hendri.

Pertama, pelaksanaan Porprov XIII dilaksanakan sesuai jadwal. Kedua, berkaitan dengan hal tersebut kiranya setiap kabupaten/kota dan tuan rumah harus menyiapkan sesuatu demi kelancaran pelaksanaan. Dan ketiga jadwal pelaksanaan disesuaikan dengan kondisi pada saatnya nanti mengingat situasi pandemi Covid-19 yang tidak bisa diprediksi. Selain itu pelaksanaan harus tetap mematuhi aturan protokol kesehatan (prokes) Covid-19.

Sebelumnya, berdasarkan surat pemberitahuan dengan nomor 426/2108/Dispora/PPO/2021 yang ditanda tangani Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru tertanggal 21 Juli 2021 menetapkan 3 poin penting dalam pelaksanaan Porprov XIII di OKU Raya.

Sementara KONI Sumsel terus melakukan persiapan seperti melakukan pengecekan venue yang akan digunakan dalam event dua tahunan ini.

Terbaru

Meminta Uang Paksa 10 ribu, Nopriadi Diringkus Polisi

Sumselmerdeka.com-Palembang, Nopriadi (35) di ringkus aparat kepolisian akibat memeras uang kepada pengendara mobil yang sedang parkir. Nopriadi alias Nopen diciduk anggota Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes...
- Advertisement -

Lesty: BPJS Hanya Menanggung Pasien Covid-19 Maksimal 18 Juta Itu HOAX

Sumselmerdeka.com-Palembang, Masyarakat Gempar di karenakan Ada informasi bahwa Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tak lagi menanggung biaya perawatan pasien Covid-19 mulai 1 Oktober 2021. Informasi yang beredar...

Bioskop Sudah Mulai Beroperasi, Syarat Masuk Membawa Sertifikat Vaksin

Sumselmerdeka.com-Palembang, Sejumlah bioskop Palembang Sudah mulai beroperasi kembali namun harus membawa Sertifikat Vaksinasi sebagai bukti sudah divaksinasi. Aturan mengenai kebolehan dibukanya bioskop ini disebutkan dalam...

Tanggapan Kadis PPPA Prov.Sumsel Terkait Kasus Pencabulan 26 Santri Pondok Pesantren

Sumselmerdeka.com-Palembang, Kasus pelecehan kepada anak anak yang terjadi di salah satu pondok pesantren Kabupaten Ogan Ilir, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA)...

Related news

Meminta Uang Paksa 10 ribu, Nopriadi Diringkus Polisi

Sumselmerdeka.com-Palembang, Nopriadi (35) di ringkus aparat kepolisian akibat memeras uang kepada pengendara mobil yang sedang parkir. Nopriadi alias Nopen diciduk anggota Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes...

Lesty: BPJS Hanya Menanggung Pasien Covid-19 Maksimal 18 Juta Itu HOAX

Sumselmerdeka.com-Palembang, Masyarakat Gempar di karenakan Ada informasi bahwa Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tak lagi menanggung biaya perawatan pasien Covid-19 mulai 1 Oktober 2021. Informasi yang beredar...

Bioskop Sudah Mulai Beroperasi, Syarat Masuk Membawa Sertifikat Vaksin

Sumselmerdeka.com-Palembang, Sejumlah bioskop Palembang Sudah mulai beroperasi kembali namun harus membawa Sertifikat Vaksinasi sebagai bukti sudah divaksinasi. Aturan mengenai kebolehan dibukanya bioskop ini disebutkan dalam...

Tanggapan Kadis PPPA Prov.Sumsel Terkait Kasus Pencabulan 26 Santri Pondok Pesantren

Sumselmerdeka.com-Palembang, Kasus pelecehan kepada anak anak yang terjadi di salah satu pondok pesantren Kabupaten Ogan Ilir, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA)...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here