Rabu, 22 September, 2021

Demi Masa Depan Stabil, 5 cara yang harus dihindari dalam mengelola keuangan

by FSM

Sumselmerdeka.com-Lifestyle, Ketika mulai beranjak dewasa, saat sudah lulus bangku kuliah dan usia pun sudah hampir kepala dua, saatnya harus hidup mandiri, kebiasaan tergantung pada orangtua pun harus ditinggalkan, Orang yang pintar akan melakukan 5 cara smart untuk masa depannya. Apakah kamu tergolong orang yang smart yang telah menjalankan salah satu dari kelima cara ini ?

1. Hindari aktivitas hura-hura

Kebiasaan buruk yang paling sering dilakukan kaum muda adalah mereka suka hura-hura jika sudah berkumpul bersama dengan teman-teman. Minum kopi, pergi ke kafe, belanja online, sikap boros seperti ini harus segera dihentikan.

Jika tidak segera dihentikan, kamu sering pulang dengan membawa dompet kosong akibat keborosanmu dalam membelanjakan uang bersama teman-teman. Padahal, jika aktivitas hura-hura tersebut kamu kurangi, kamu bisa menabung untuk biaya kehidupan kamu di masa depan.

Kamu bisa mengganti aktivitas pemborosan tersebut dengan hal yang lebih bermanfaat, seperti merencanakan sebuah bisnis dengan teman-teman seperjuangan.

2. Memahami investasi

Karena minimnya pengetahuan soal investasi, kebanyakan kaum muda terlalu senang akan hidupnya dan melupakan masa depan. Sehingga investasi pun kamu tinggalkan dan lebih memilih menyimpan uangmu di tabungan.

Padahal, menyimpan semua uang di tabungan justru tak aman untuk masa depanmu, mengingat uangmu akan tergerus inflasi. Belum lagi ditambah keinginan untuk membelanjakannya lewat ATM yang menggodamu sehari-hari.

Menyimpan sebagian uang melalui investasi sebaiknya mulai kamu pikirkan mulai dari sekarang. Tak perlu takut akan resikonya, karena jika kamu bisa memahami dengan baik berinvestasi maka kamu akan berjaya di masa depan.

3. Penting membuat dua rekening agar tidak membuatmu boros

Banyak orang yang mengatakan bahwa dengan tidak memisahkan uang di rekening menjadi beberapa bagian, kamu akan lebih mudah mengontrol keuangan kamu. Namun inilah yang sering kamu lupakan mengingat agak malas karena harus membuka rekening di bank baru untuk memindahkan sebagian uang.

Hal ini sangat berguna untuk masa depan keuanganmu. Kamu bisa memisahkan uang di dua rekening yang berbeda. Misal uang sehari-hari, uang makan, dan transport kamu gabungkan dalam satu rekening yang sama, sedangkan uang untuk dana darurat kamu pisahkan di rekening lain yang berbeda. Untuk uang sehari-hari kamu bisa menambah fasilitas ATM, sedangkan untuk dana darurat kamu tak perlu membuat ATM karena malah membuatmu tergoda untuk membelanjakannya.

4. Disiplin dalam mentaati rencana keuangan

Kamu harus bisa membuat rencana keuangan yang matang setiap bulannya dengan menaruh sebagian uang untuk masa depan, bertindak tegas dan disiplin terhadap diri sendiri. Kamu tak perlu membeli sesuatu barang yang tidak terlalu mendesak untuk dibeli.

Oleh karena itu, disiplinkan diri mulai dari sekarang tentang keuangan pribadi demi masa depan yang lebih stabil.

5. Membuat rencana keuangan jangka pendek dan jangka panjang

Belum memikirkan terlalu jauh rencana ke depan. Ini yang membuat kamu masih santai-santai menghadapi kehidupan. Kerjaan dan Gaji sudah ada, tapi rencana dan planning ke depan sepertinya masih jauh dari perkiraan. Gajimu masih cukup buat biaya hidup kamu sehari-hari, masih cukup juga buat beli ini itu dan sedikit hura-hura. Jadi menyisakan sedikit uang di tabungan rasanya belum terlalu penting.

Kalau seperti ini terus pemikiranmu, bisa-bisa kamu tidak mempunyai kesempatan untuk menabung dan memperbaiki hidup di masa depan.

Sekarang ini, Anak-anak muda harus pintar melihat ke masa depan. Mulailah buat rencana keuangan jangka pendek dan jangka panjang supaya kamu paham apa yang akan kamu perjuangkan demi masa depan.

Terbaru

Wagub Sumsel Tinjau Pelaksanaan SKD

Sumselmerdeka.com-Palembang, Wakil Gubernur Sumatera Selatan Mawardi Yahya Memberi Suport Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dilingkungan Pemprov Sumsel.   "Semua peserta tentu berharap bisa berhasil dalam...
- Advertisement -

Palembang PPKM Level 2, Wawako Palembang: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Sumselmerdeka.com-Palembang, Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Dari Data Inmendagri nomor 44 tahun 2021, Kota Palembang masuk dalam daftar PPKM level...

15 Kabupaten/Kota Provinsi Sumsel Masuk PPKM Level 2

Sumselmerdeka.com-Palembang, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, menyampaikan hingga saat ini belum menerima surat keputusan dari Mendagri terkait Pepanjangan PPKM di pulau luar jawa dan...

Bapenda Optimis Bisa Capai Target PAD Sumsel

Sumselmerdeka.com-Palembang, Hingga akhir September, target pendapatan asli daerah (PAD) untuk lima jenis sektor pajak diharapkan terealisasi 75 persen. Laporan per 14 September, rata-rata realisasinya...

Related news

Wagub Sumsel Tinjau Pelaksanaan SKD

Sumselmerdeka.com-Palembang, Wakil Gubernur Sumatera Selatan Mawardi Yahya Memberi Suport Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) dilingkungan Pemprov Sumsel.   "Semua peserta tentu berharap bisa berhasil dalam...

Palembang PPKM Level 2, Wawako Palembang: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Sumselmerdeka.com-Palembang, Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Dari Data Inmendagri nomor 44 tahun 2021, Kota Palembang masuk dalam daftar PPKM level...

15 Kabupaten/Kota Provinsi Sumsel Masuk PPKM Level 2

Sumselmerdeka.com-Palembang, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru, menyampaikan hingga saat ini belum menerima surat keputusan dari Mendagri terkait Pepanjangan PPKM di pulau luar jawa dan...

Bapenda Optimis Bisa Capai Target PAD Sumsel

Sumselmerdeka.com-Palembang, Hingga akhir September, target pendapatan asli daerah (PAD) untuk lima jenis sektor pajak diharapkan terealisasi 75 persen. Laporan per 14 September, rata-rata realisasinya...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here