Sabtu, 18 September, 2021

Pembunuh Febi Terungkap, Pelaku Adalah Tetangga Dekat Rumahnya

Sumselmerdeka.com-Palembang, Kasus pembunuhan yang terjadi di Kelurahan 11 ulu, Kecamatan Seberang Ulu II Palembang,Sumatera Selatan akhirnya terungkap.

Korban diketahui bernama Ali Saibi alias Febi (50) warga lorong sehati, pembunuhan tersebut di picu karena sakit hati pelaku Gunawan (40) yang tak lain adalah tetangganya sendiri.

Kejadian tersebut bermula saat korban memberikan uang 2,5 juta kepada pelaku, dengan tujuan minta dicarikan Narkoba jenis sabu untuk dijual kembali.

Apesnya barang yang dicari tidak didapatkan, sehingga pelaku berniat mengembalikan uang yang telah diberikan oleh korban.

Karena barang yang dicari tidak didapatkan, korban febi marah dan menuduh pelaku adalah seorang cepu atau informan polisi.

Pelaku Gunawan tak terima dituduh sebagai seorang cepu, pelaku lalu pulang dan kembali dengan membawa senjata tajam jenis pisau.

Keributan adu mulut pun tak terelakan terjadi saling beradu mulut dan mengajak duel, belum sempat berduel korban sudah terlebih dulu ditusuk oleh pelaku dari belakang.

Korban mengalami luka tusuk hingga akhirnya tak dapat tertolong karena kehabisan darah.

Pelaku Gunawan ditangkap, minggu (16/5/2021) sekira pukul 21.00 malam di desa rambutan, Kabupaten Banyuasin.

Kasatreskrim Polrestabes Palembang Kompol Tri Wahyudi membenarkan pihaknya membekuk Gunawan, pelaku pembunuhan ini ketika ditangkap tanpa perlawanan.

“Ketika kami ringkus di desa Rambutan Kabupaten Banyuasin, pelaku ini mengaku bersalah dan langsung dibawa ke Polrestabes Palembang,” ujar Tri.

Polisi juga mengamankan barang bukti berupa sebilah pisau yang digunakan pelaku untuk menghabisi nyawa korban.

Atas tindakannya pelaku terancam pasal 338 KUHP dan 351 KUHP ayat 3, melakukan penganiyaan yang menyebabkan korbannya meninggal dunia, terancam kurungan penjara 15 tahun.

Terbaru

Meminta Uang Paksa 10 ribu, Nopriadi Diringkus Polisi

Sumselmerdeka.com-Palembang, Nopriadi (35) di ringkus aparat kepolisian akibat memeras uang kepada pengendara mobil yang sedang parkir. Nopriadi alias Nopen diciduk anggota Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes...
- Advertisement -

Lesty: BPJS Hanya Menanggung Pasien Covid-19 Maksimal 18 Juta Itu HOAX

Sumselmerdeka.com-Palembang, Masyarakat Gempar di karenakan Ada informasi bahwa Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tak lagi menanggung biaya perawatan pasien Covid-19 mulai 1 Oktober 2021. Informasi yang beredar...

Bioskop Sudah Mulai Beroperasi, Syarat Masuk Membawa Sertifikat Vaksin

Sumselmerdeka.com-Palembang, Sejumlah bioskop Palembang Sudah mulai beroperasi kembali namun harus membawa Sertifikat Vaksinasi sebagai bukti sudah divaksinasi. Aturan mengenai kebolehan dibukanya bioskop ini disebutkan dalam...

Tanggapan Kadis PPPA Prov.Sumsel Terkait Kasus Pencabulan 26 Santri Pondok Pesantren

Sumselmerdeka.com-Palembang, Kasus pelecehan kepada anak anak yang terjadi di salah satu pondok pesantren Kabupaten Ogan Ilir, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA)...

Related news

Meminta Uang Paksa 10 ribu, Nopriadi Diringkus Polisi

Sumselmerdeka.com-Palembang, Nopriadi (35) di ringkus aparat kepolisian akibat memeras uang kepada pengendara mobil yang sedang parkir. Nopriadi alias Nopen diciduk anggota Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes...

Lesty: BPJS Hanya Menanggung Pasien Covid-19 Maksimal 18 Juta Itu HOAX

Sumselmerdeka.com-Palembang, Masyarakat Gempar di karenakan Ada informasi bahwa Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tak lagi menanggung biaya perawatan pasien Covid-19 mulai 1 Oktober 2021. Informasi yang beredar...

Bioskop Sudah Mulai Beroperasi, Syarat Masuk Membawa Sertifikat Vaksin

Sumselmerdeka.com-Palembang, Sejumlah bioskop Palembang Sudah mulai beroperasi kembali namun harus membawa Sertifikat Vaksinasi sebagai bukti sudah divaksinasi. Aturan mengenai kebolehan dibukanya bioskop ini disebutkan dalam...

Tanggapan Kadis PPPA Prov.Sumsel Terkait Kasus Pencabulan 26 Santri Pondok Pesantren

Sumselmerdeka.com-Palembang, Kasus pelecehan kepada anak anak yang terjadi di salah satu pondok pesantren Kabupaten Ogan Ilir, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA)...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here