Minggu, 19 September, 2021

Indomaret Jalan Merdeka Kebobolan, Pintu Rollingdor Rusak dan Kaca Pecah

Sumselmerdeka.com-Palembang, Kebobolan Indomaret telah terjadi di jalan Merdeka Kecamatan Bukit Kecil tepatnya di Depan Kantor Walikota Palembang mengakibatkan kerusakan pintu rollingdor dan kaca bagian depan pecah, Jum,at (09/07/2021).

Kasus kebobolan itu awalnya di ketahui salah satu karyawan Indomaret pada Jumat pagi sekira pukul 06.10 WIB saat dirinya datang dan membuka toko Indomaret tempat ia bekerja.

“Saat saya datang dan melihat pintu rollingdor sudah terbuka dan kaca pecah,”ungkapnya.

Dari keterangan karyawan Indomaret tersebut ia melihat cctv bahwa kejadian itu terjadi pada pukul 05.40 sedang melakukan aksi membuka pintu rollingdor dengan sebuah alat spesial dan memecahkan kaca menggunakan batu cornblock, kemudian membuka dua kunci gembok, Pelaku pencurian menggunakan sepeda motor, memakai helm dan bermasker.

Kejadian tersebut tidak berlangsung lama sekitar 15 menit pencuri sudah meninggalkan tempat kejadian, pukul 05.55 pencuri sudah meningalkan TKP terlihat dari CCTV.

Kasus tersebut langsung di Proses Oleh Tim INAFIS Polda Sumsel. Untuk menyelidiki kasus kebobolan tersebut.

Foto kolase Tim Inafis Polda melakukan Identifikasi

Dari pantauan yang terlihat oleh Awak Media SumselMerdaka.com tim Inafis sedang melakukan indentifikasi penyelidikian TKP.

Tim Inafis Polda belum bisa memberi keterangan lebih lanjut atas kejadian kebobolan tersebut. Di karenakan masih dalam proses penyelidikan.

“Kami belum dapat memberikan keterangan lebih lanjut karena kasus ini masih dalam penyelidikan,”ucapnya.

Sementara itu Pegawai Indomaret juga belum bisa memberi keterangan berapa pastinya kerugian atas kebobolan tersebut.

“Belum mengetahui apa saja yang sudah diambil oleh pencuri yang pasti kerugiannya pintu rusak dan kaca pecah sedangkan untuk nominal kerugian nya belum diketahui atas kejadian tersebut, dikarenakan nanti ada pegawai khusus yang akan mengeceknya,”ucap salah satu pegawai saat dimintai keterangan,”pungkasnya.

Terbaru

Meminta Uang Paksa 10 ribu, Nopriadi Diringkus Polisi

Sumselmerdeka.com-Palembang, Nopriadi (35) di ringkus aparat kepolisian akibat memeras uang kepada pengendara mobil yang sedang parkir. Nopriadi alias Nopen diciduk anggota Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes...
- Advertisement -

Lesty: BPJS Hanya Menanggung Pasien Covid-19 Maksimal 18 Juta Itu HOAX

Sumselmerdeka.com-Palembang, Masyarakat Gempar di karenakan Ada informasi bahwa Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tak lagi menanggung biaya perawatan pasien Covid-19 mulai 1 Oktober 2021. Informasi yang beredar...

Bioskop Sudah Mulai Beroperasi, Syarat Masuk Membawa Sertifikat Vaksin

Sumselmerdeka.com-Palembang, Sejumlah bioskop Palembang Sudah mulai beroperasi kembali namun harus membawa Sertifikat Vaksinasi sebagai bukti sudah divaksinasi. Aturan mengenai kebolehan dibukanya bioskop ini disebutkan dalam...

Tanggapan Kadis PPPA Prov.Sumsel Terkait Kasus Pencabulan 26 Santri Pondok Pesantren

Sumselmerdeka.com-Palembang, Kasus pelecehan kepada anak anak yang terjadi di salah satu pondok pesantren Kabupaten Ogan Ilir, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA)...

Related news

Meminta Uang Paksa 10 ribu, Nopriadi Diringkus Polisi

Sumselmerdeka.com-Palembang, Nopriadi (35) di ringkus aparat kepolisian akibat memeras uang kepada pengendara mobil yang sedang parkir. Nopriadi alias Nopen diciduk anggota Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes...

Lesty: BPJS Hanya Menanggung Pasien Covid-19 Maksimal 18 Juta Itu HOAX

Sumselmerdeka.com-Palembang, Masyarakat Gempar di karenakan Ada informasi bahwa Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tak lagi menanggung biaya perawatan pasien Covid-19 mulai 1 Oktober 2021. Informasi yang beredar...

Bioskop Sudah Mulai Beroperasi, Syarat Masuk Membawa Sertifikat Vaksin

Sumselmerdeka.com-Palembang, Sejumlah bioskop Palembang Sudah mulai beroperasi kembali namun harus membawa Sertifikat Vaksinasi sebagai bukti sudah divaksinasi. Aturan mengenai kebolehan dibukanya bioskop ini disebutkan dalam...

Tanggapan Kadis PPPA Prov.Sumsel Terkait Kasus Pencabulan 26 Santri Pondok Pesantren

Sumselmerdeka.com-Palembang, Kasus pelecehan kepada anak anak yang terjadi di salah satu pondok pesantren Kabupaten Ogan Ilir, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA)...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here