Sabtu, 18 September, 2021

Dinkes Sumsel Minta Bed Occupancy Rate Rumah Sakit Diperhatikan

Sumselmerdeka.com-Palembang, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Sumatera Selatan, Lesty Nuraini Menghimbau Kadinkes dan Direktur Rumah Sakit (RS) diseluruh Kabupaten/Kota di Sumsel untuk lebih memperhatikan tingkat keterisian tempat tidur Rumah Sakit atau Bed Occupancy Rate.

Hal ini karena Bed Occupancy Rate di Kota Lubuk Linggau yang sudah mencapai hingga 90 persen.

“Kondisi Lubuk Linggau saat ini sudah mencapai 90 persen, untuk itu saya harap hal ini menjadi perhatian serius bagi seluruh Kadinkes dan Direktur RS se-Sumsel,”katanya saat di konfirmasi awak media.

Hingga saat ini kata Lesty, rata-rata keterisian Rumah Sakit Kabupaten dan Kota di Sumsel mencapai 55 persen. Sementara di Palembang, keterisian Rumah Sakit sudah mencapai 60 persen.

“Secara keseluruhan tingkat keterisian di Sumsel sudah mencapai 55 persen, namun persentase ini tidak bisa menjadi tolak ukur, kita harus melihat persentasenya di setiap Rumah Sakit yang ada di Kabupaten/Kota,” ungkap Lesty.

Untuk itu, ia meminta seluruh RS di Sumsel supaya dapat menambah 50 persen jumlah tempat tidur dari jumlah Bed Occupancy Rate.

“Apabila tingkat keterisian sudah mencapai 80 persen maka ketersediaan tempat tidur harus ditambah 40 persen, begitupun seterusnya jika tingkat keterisian mencapai 60 persen maka jumlah tempat tidur harus ditambah 30 persen,”jelas Lesty.

Tak hanya itu, ia juga menganjurkan di setiap Rumah Sakit Kabupaten/Kota di Sumsel supaya dapat menambah jumlah ruang isolasi bagi pasien Covid-19 yang bergejala ringan.

“Penambahan ruang isolasi ini sebagai tempat penyaringan sebelum pasien ditempatkan ke Rumah Sakit, jadi untuk pasien Covid-19 yang bergejala ringan cukup di tempatkan di ruang isolasi saja,” pungkasnya.

Terbaru

Meminta Uang Paksa 10 ribu, Nopriadi Diringkus Polisi

Sumselmerdeka.com-Palembang, Nopriadi (35) di ringkus aparat kepolisian akibat memeras uang kepada pengendara mobil yang sedang parkir. Nopriadi alias Nopen diciduk anggota Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes...
- Advertisement -

Lesty: BPJS Hanya Menanggung Pasien Covid-19 Maksimal 18 Juta Itu HOAX

Sumselmerdeka.com-Palembang, Masyarakat Gempar di karenakan Ada informasi bahwa Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tak lagi menanggung biaya perawatan pasien Covid-19 mulai 1 Oktober 2021. Informasi yang beredar...

Bioskop Sudah Mulai Beroperasi, Syarat Masuk Membawa Sertifikat Vaksin

Sumselmerdeka.com-Palembang, Sejumlah bioskop Palembang Sudah mulai beroperasi kembali namun harus membawa Sertifikat Vaksinasi sebagai bukti sudah divaksinasi. Aturan mengenai kebolehan dibukanya bioskop ini disebutkan dalam...

Tanggapan Kadis PPPA Prov.Sumsel Terkait Kasus Pencabulan 26 Santri Pondok Pesantren

Sumselmerdeka.com-Palembang, Kasus pelecehan kepada anak anak yang terjadi di salah satu pondok pesantren Kabupaten Ogan Ilir, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA)...

Related news

Meminta Uang Paksa 10 ribu, Nopriadi Diringkus Polisi

Sumselmerdeka.com-Palembang, Nopriadi (35) di ringkus aparat kepolisian akibat memeras uang kepada pengendara mobil yang sedang parkir. Nopriadi alias Nopen diciduk anggota Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes...

Lesty: BPJS Hanya Menanggung Pasien Covid-19 Maksimal 18 Juta Itu HOAX

Sumselmerdeka.com-Palembang, Masyarakat Gempar di karenakan Ada informasi bahwa Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tak lagi menanggung biaya perawatan pasien Covid-19 mulai 1 Oktober 2021. Informasi yang beredar...

Bioskop Sudah Mulai Beroperasi, Syarat Masuk Membawa Sertifikat Vaksin

Sumselmerdeka.com-Palembang, Sejumlah bioskop Palembang Sudah mulai beroperasi kembali namun harus membawa Sertifikat Vaksinasi sebagai bukti sudah divaksinasi. Aturan mengenai kebolehan dibukanya bioskop ini disebutkan dalam...

Tanggapan Kadis PPPA Prov.Sumsel Terkait Kasus Pencabulan 26 Santri Pondok Pesantren

Sumselmerdeka.com-Palembang, Kasus pelecehan kepada anak anak yang terjadi di salah satu pondok pesantren Kabupaten Ogan Ilir, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA)...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here