Sabtu, 18 September, 2021

Antusias Masyarakat Palembang Ikuti Vaksinasi Covid-19 Semakin Tinggi

Sumselmerdeka.com-Palembang, Dari Pantaun Awak Media Puskesmas Merdeka yang ada di Jalan Merdeka ramai masyarakat mengikuti program Vaksinasi.

Program Vaksinasi yang ada di sumatera Selatan ini semenjak Pandemi Covid-19 banyak masyarakat antusias karena untuk meningkatkan imun dan waspada terhadap virus covid-19.

“Saya mau divaksin karena untuk menjaga kesehatan tubuh dan mengikuti anjuran pemerintah untuk divaksin. Lalu dengan divaksin juga menjaga orang-orang sekitar agar aman dari Covid-19,” kata Jasmine warga Palembang yang divaksin, Senin (16/08/2021).

Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel, Lesty Nurainy mengatakan, bahwa vaksin sampai saat kini masih dikirim namun jumlahnya terbatas.

“Untuk vaksin yang digunakan vaksin Sinovac, AstraZeneca dan Moderna.
Untuk moderna ini sebagai boster untuk Nakes dan sudah mulai dilakukan,” kata Lesty.

Menurut Lesty, nantinya moderna ini juga bisa untuk masyarakat umum, tapi diperuntukkan yang sama sekali belum divaksin.

Diketahui bahwa Berdasarkan data yang ada dari target 6,4 juta warga Sumsel yang akan divaksin capaiannya baru 1,042,951 yang sudah divaksin atau sudah 16,2 persen persen untuk dosis pertama. Sedangkan untuk dosis kedua baru 9,8
persen.

Untuk rinciannya, capaian vaksinasi SDM Kesehatan sudah 99,42 persen, lalu pelayanan publik sudah lebih dari 100 persen dan untuk lansia sudah 13,57 persen.

Kemudian untuk remaja yang sudah divaksin 25.085 orang atau baru 2,96 persen dari target 846.683 orang dan masyarakat rentan umum yang divaksin sudah 228,447 atau 5,21 persen dari target yang ada.

Menurut Lesty, tak ada kendala khusus dalam pelaksanaan vaksinasi, hanya memang ketersediaan vaksin yang masih terbatas. Pemprov Sumsel pun sudah mengajuka permintaan vaksin ke pusat sebanyak 150 ribu vial.

“Total vaksin yang sudah kita terima sebanyak 2,183,640 dosis dan sudah didistribusikan sebanyak 2,056,040. Lalu untuk stok di gudang vaksin masih ada 9,840 vial atau 98.400 dosis,” katanya.

Terbaru

Meminta Uang Paksa 10 ribu, Nopriadi Diringkus Polisi

Sumselmerdeka.com-Palembang, Nopriadi (35) di ringkus aparat kepolisian akibat memeras uang kepada pengendara mobil yang sedang parkir. Nopriadi alias Nopen diciduk anggota Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes...
- Advertisement -

Lesty: BPJS Hanya Menanggung Pasien Covid-19 Maksimal 18 Juta Itu HOAX

Sumselmerdeka.com-Palembang, Masyarakat Gempar di karenakan Ada informasi bahwa Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tak lagi menanggung biaya perawatan pasien Covid-19 mulai 1 Oktober 2021. Informasi yang beredar...

Bioskop Sudah Mulai Beroperasi, Syarat Masuk Membawa Sertifikat Vaksin

Sumselmerdeka.com-Palembang, Sejumlah bioskop Palembang Sudah mulai beroperasi kembali namun harus membawa Sertifikat Vaksinasi sebagai bukti sudah divaksinasi. Aturan mengenai kebolehan dibukanya bioskop ini disebutkan dalam...

Tanggapan Kadis PPPA Prov.Sumsel Terkait Kasus Pencabulan 26 Santri Pondok Pesantren

Sumselmerdeka.com-Palembang, Kasus pelecehan kepada anak anak yang terjadi di salah satu pondok pesantren Kabupaten Ogan Ilir, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA)...

Related news

Meminta Uang Paksa 10 ribu, Nopriadi Diringkus Polisi

Sumselmerdeka.com-Palembang, Nopriadi (35) di ringkus aparat kepolisian akibat memeras uang kepada pengendara mobil yang sedang parkir. Nopriadi alias Nopen diciduk anggota Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes...

Lesty: BPJS Hanya Menanggung Pasien Covid-19 Maksimal 18 Juta Itu HOAX

Sumselmerdeka.com-Palembang, Masyarakat Gempar di karenakan Ada informasi bahwa Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tak lagi menanggung biaya perawatan pasien Covid-19 mulai 1 Oktober 2021. Informasi yang beredar...

Bioskop Sudah Mulai Beroperasi, Syarat Masuk Membawa Sertifikat Vaksin

Sumselmerdeka.com-Palembang, Sejumlah bioskop Palembang Sudah mulai beroperasi kembali namun harus membawa Sertifikat Vaksinasi sebagai bukti sudah divaksinasi. Aturan mengenai kebolehan dibukanya bioskop ini disebutkan dalam...

Tanggapan Kadis PPPA Prov.Sumsel Terkait Kasus Pencabulan 26 Santri Pondok Pesantren

Sumselmerdeka.com-Palembang, Kasus pelecehan kepada anak anak yang terjadi di salah satu pondok pesantren Kabupaten Ogan Ilir, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA)...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here