Kamis, 23 September, 2021

Vonis Hukuman HRS Lebih Ringan Dari Tuntutan JPU

Sumselmerdeka.com-Jakarta, Majelis Hakim Pengadilan Negeri jakarta Timur menggelar sidang vonis kasus kerumunan massa terhadap Habib Rizieq Shihab, Kamis (27/05/2021).

Dua perkara kasus kerumunan yang dijalani HRS yakni perkara kasus kerumunan massa di Megamendung dan perkara kasus kerumunan massa acara Maulid Nadi Muhammad SAW dan pernikahan putrinya di Petamburan.

Dalam perkara kasus pertama Majelis Hakim menjatuhkan vonis bersalah terhadap Habib Rizieq Shihab, HRS didenda Rp.20 juta namun tidak divonis penjara.

Perkara pertama kasus kerumunan massa yang terjadi saat peletakan batu pertama pembangunan Masjid di Pondok Pesantren Argokultural di Megamendung, pada 13 November 2020.

Ketua Majelis Hakim Suparman Nyompa membacakan vonis di ruang sidang utama Pengadilan Negeri Jakarta timur.

“Terdakwa Habib Rizieq Shihab terbukti secara sah dan meyakinkan tidak mematuhi aturan kekarantinaan kesehatan, HRS dinyatakan telah menghalangi upaya pemerintah Kabupaten Bogor dalam menangani penyebaran virus covid-19 melalui kekarantinaan kesehatan dalam bentuk Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Oleh karena itu Majelis Hakim PN Jakarta Timur memutuskan HRS dijatuhi hukuman denda Rp.20 juta subsider 5 bulan penjara, apabila denda tidak dibayar maka akan diganti dengan 5 bulan penjara,” kata Suparman.

Hukuman ini lebih ringan dibandingkan dengan tuntutan JPU yang sebelumnya menuntut HRS dengan pidana penjara 10 bulan dan denda Rp.50 juta subsider 3 bulan penjara.

Perkara kedua kasus kerumunan massa di acara Maulid Nabi SAW dan pernikahan Putri HRS di Petamburan,Jakarta Pusat pada 14 November 2020.

Majelis Hakim menjatuhkan vonis kepada HRS 8 bulan penjara dikurangi masa tahanan sementara, diketahui HRS telah menjalani masa tahanan sejak desember 2020 jadi kemungkinan terdakwa akan menjalani masa tahanan sampai agustus 2021.

Majelis Hakim Suparman Nyompa menyatakan dalam kasus ini terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan tidak mematuhi aturan kekarantinaan kesehatan,ujar Suparman.

Majelis Hakim meyakini HRS telah melanggar dakwaan ketiga yakni pasal 93 Undang-undang Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan Jo Pasal 55 Ayat 1 ke (1) KUHP, namun untuk dakwaan pertama, kedua, keempat dan kelima tidak terpenuhi.

Hukuman inipun lebih ringan dari tuntutan JPU yang sebelumnya menuntut terdakwa HRS selama 2 tahun penjara.

Terbaru

Pemkot Palembang Menargetkan Secepatnya Ganti Rugi Persil Pembangunan Fly Over Simpang Sekip

Sumselmerdeka.com-Palembang, Pemkot Palembang siapkan dana Rp 1,8 miliar untuk pembebasan lahan pembangunan Jembatan layang di angkatan 66 atau Fly Over Simpang Sekip. Untuk di ketahui,...
- Advertisement -

Pemprov Sumsel Gencarkan Vaksinasi Massal Di Pondok Pesantren SMB

Sumselmerdeka.com-Palembang, Pemprov Sumsel memberi vaksin untuk para santriwan dan santriwati se Sumsel berupaya percepatan herd immunity di Pondok Pesantren. Sebanyak 500 Santri di Pondok Pesantren...

24.750 Dosis Vaksin Disuntikan ke Mahasiswa Untuk Dukung Kuliah Tatap Muka

Sumselmerdeka.com-Palembang, Kepolisian Republik Indonesia berbagai upaya untuk meningkatkan herd immunity untuk dukung Mahasiswa mulai Kuliah Tatap Muka di Sumatera Selatan. Polri mengandeng Polda Sumsel mengelar...

Kasus Covid-19 Di Sumsel Mulai Melandai

Sumselmerdeka.com-Palembang, Penurunan Kasus Covid-19 saat ini mulai terlihat, terbukti Berdasarkan data 21 September 2021 kasus covid-19 hanya 55 kasus sehingga total kasus positif Covid-19...

Related news

Pemkot Palembang Menargetkan Secepatnya Ganti Rugi Persil Pembangunan Fly Over Simpang Sekip

Sumselmerdeka.com-Palembang, Pemkot Palembang siapkan dana Rp 1,8 miliar untuk pembebasan lahan pembangunan Jembatan layang di angkatan 66 atau Fly Over Simpang Sekip. Untuk di ketahui,...

Pemprov Sumsel Gencarkan Vaksinasi Massal Di Pondok Pesantren SMB

Sumselmerdeka.com-Palembang, Pemprov Sumsel memberi vaksin untuk para santriwan dan santriwati se Sumsel berupaya percepatan herd immunity di Pondok Pesantren. Sebanyak 500 Santri di Pondok Pesantren...

24.750 Dosis Vaksin Disuntikan ke Mahasiswa Untuk Dukung Kuliah Tatap Muka

Sumselmerdeka.com-Palembang, Kepolisian Republik Indonesia berbagai upaya untuk meningkatkan herd immunity untuk dukung Mahasiswa mulai Kuliah Tatap Muka di Sumatera Selatan. Polri mengandeng Polda Sumsel mengelar...

Kasus Covid-19 Di Sumsel Mulai Melandai

Sumselmerdeka.com-Palembang, Penurunan Kasus Covid-19 saat ini mulai terlihat, terbukti Berdasarkan data 21 September 2021 kasus covid-19 hanya 55 kasus sehingga total kasus positif Covid-19...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here