Minggu, 19 September, 2021

Penerapan Ganjl Genap di Perpanjang 1 Minggu

Sumselmerdeka.com-Palembang, Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tentang Penerpan Ganjil Genap berbuah manis di karenakan masyarakat disiplin dan sudah banyak mengurangi kegiatan diluar.

Hal itu di sebutkan Herman Deru dikarenakan ini trend Positif yang baik untuk mengurangi kerumunan dan mengurangi kegiatan yang tidak penting untuk keluar rumah.

“Ganjil Genap ini termasuk trend Positif loh, sekarang masyarakat sudah disiplin tentang Ganjil Genap untuk mengurangi kegiatan yang tidak penting,”ungkap Herman Deru saat di bincangi wartawan. Sabtu (17/07/2021).

Deru menuturkan Sosialisasi Ganjil Genap ini tidak di sangka ternyata Efektif untuk mengurangi Kerumunan Masyarakat dan menurun Angka Positif Covid-19.

“Kita lihat dari Indikator Aktif dan Indikator Jangkit buktinya ada penurunan angka positif di daerah Sumsel, ini tidak disangka dan kita harus mengakuinya, hal ini tak luput dari kerjasama dengan TNI dan Polri untuk penerapan Ganjil Genap,”bebernya.

Ia juga menambahkan PPKM tentang Sosialisasi Ganjil Genap ini akan di evaluasi lagi apakah harus di tambah tempat ruas jalannya atau ruas jalan yang sudah ada.

“Penyekatan ini kita akan evaluasi lagi apakah akan di perluas jalannya agar segera ada penurunan covid-19 lagi atau kita memakai ruas jalan yang sudah ada sekarang,”tambahnya.

Sementara itu Sosialisasi Ganjil Genap ini akan di tambah 1 Minggu lagi untuk Menurunkan Peningkatan Covid-19 dan mengurangi kegiatan masyarakat Palembang.

“Di ruas jalan yang sudah ada sekarang maksimum kita tambah 1 minggu lagi untuk sosialisasi Ganjil Genap,”katanya.

Di karenakan Palembang sudah banyak penurunan anggka Positif Covid-19, Herman Deru menegaskan bahwa PPKM hanya di perketat tidak Darurat.

“Untuk PPKM kita tidak Darurat di karenakan kita sudah ada penurunan angka kasus Covid-19 dan kita kasian melihat masyarakat kecil kalau Palembang jadi PPKM Darurat”Pungkasnya.

Terbaru

Meminta Uang Paksa 10 ribu, Nopriadi Diringkus Polisi

Sumselmerdeka.com-Palembang, Nopriadi (35) di ringkus aparat kepolisian akibat memeras uang kepada pengendara mobil yang sedang parkir. Nopriadi alias Nopen diciduk anggota Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes...
- Advertisement -

Lesty: BPJS Hanya Menanggung Pasien Covid-19 Maksimal 18 Juta Itu HOAX

Sumselmerdeka.com-Palembang, Masyarakat Gempar di karenakan Ada informasi bahwa Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tak lagi menanggung biaya perawatan pasien Covid-19 mulai 1 Oktober 2021. Informasi yang beredar...

Bioskop Sudah Mulai Beroperasi, Syarat Masuk Membawa Sertifikat Vaksin

Sumselmerdeka.com-Palembang, Sejumlah bioskop Palembang Sudah mulai beroperasi kembali namun harus membawa Sertifikat Vaksinasi sebagai bukti sudah divaksinasi. Aturan mengenai kebolehan dibukanya bioskop ini disebutkan dalam...

Tanggapan Kadis PPPA Prov.Sumsel Terkait Kasus Pencabulan 26 Santri Pondok Pesantren

Sumselmerdeka.com-Palembang, Kasus pelecehan kepada anak anak yang terjadi di salah satu pondok pesantren Kabupaten Ogan Ilir, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA)...

Related news

Meminta Uang Paksa 10 ribu, Nopriadi Diringkus Polisi

Sumselmerdeka.com-Palembang, Nopriadi (35) di ringkus aparat kepolisian akibat memeras uang kepada pengendara mobil yang sedang parkir. Nopriadi alias Nopen diciduk anggota Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes...

Lesty: BPJS Hanya Menanggung Pasien Covid-19 Maksimal 18 Juta Itu HOAX

Sumselmerdeka.com-Palembang, Masyarakat Gempar di karenakan Ada informasi bahwa Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tak lagi menanggung biaya perawatan pasien Covid-19 mulai 1 Oktober 2021. Informasi yang beredar...

Bioskop Sudah Mulai Beroperasi, Syarat Masuk Membawa Sertifikat Vaksin

Sumselmerdeka.com-Palembang, Sejumlah bioskop Palembang Sudah mulai beroperasi kembali namun harus membawa Sertifikat Vaksinasi sebagai bukti sudah divaksinasi. Aturan mengenai kebolehan dibukanya bioskop ini disebutkan dalam...

Tanggapan Kadis PPPA Prov.Sumsel Terkait Kasus Pencabulan 26 Santri Pondok Pesantren

Sumselmerdeka.com-Palembang, Kasus pelecehan kepada anak anak yang terjadi di salah satu pondok pesantren Kabupaten Ogan Ilir, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA)...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here