Sabtu, 18 September, 2021

Pemerintah menghimbau Sebaiknya Pasutri Menunda Kehamilan Dimasa Pandemi Covid-19

Sumselmerdeka.com-Palembang, Pandemi Covid-19 menyerang masyarakat yang imunnya lemah, termasuk ibu hamil di nilai sosok ibu hamil mudah sekali tertular Covid-19 maka dari itu Pasangan Suami Istri (Pasutri) harus menunda dulu kehamilannya untuk menjaga imun tubuh.

Diketahui, Seorang wanita ketika tengah hamil, mereka akan lebih rentan terkena COVID-19 Hal itu karena aktivitas sel di tubuh ibu hamil akan mengalami penurunan, inilah yang mengakibatkan imunitas menjadi lemah.

Sementara itu Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Sumatera Selatan (Sumsel) merekomendasikan setiap keluarga di Sumsel untuk menunda kehamilan di masa pandemi.

Kepala BKKBN Sumsel Nopian Andusti mengatakan, selama masa pandemi, angka kehamilan di Sumsel mengalami peningkatan, walaupun pemerintah sudah menyarankan untuk Keluarga Berencana (KB) Kepada Pasutri.

“Makanya kita berharap ada penundaan kehamilan di masa pandemi, karena Ibu hamil rentan tertular Covid-19,” ujar Nopian, Minggu (22/08/2021).

Lebih Lanjut, program KB yang dilakukan BKKBN untuk menekan angka kehamilan di antaranya pemakaian alat kontrasepsi bagi pasangan suami istri (Pasutri).

“Kita berharap melalui berbagai program dilakukan dapat meminimalisir tingginya tingkat kehamilan di masa pandemi,” harap dia.

sistem imun dan kardiovaskular ibu hamil berpotensi memperberat bila terserang virus. Sehingga, kekuatan imunitas tubuh harus benar-benar diperhatikan oleh wanita yang tengah mengandung.

Lemahnya sistem imun pada tubuh pada bumil tersebut, lanjutnya, disebabkan oleh beberapa hal seperti perubahan pada sistem tubuh, pertumbuhan embrio dalam rahim hingga kekuatan tubuh yang harus menghidupi satu nyawa dalam tubuh ibu, yakni bayi.

Terbaru

Meminta Uang Paksa 10 ribu, Nopriadi Diringkus Polisi

Sumselmerdeka.com-Palembang, Nopriadi (35) di ringkus aparat kepolisian akibat memeras uang kepada pengendara mobil yang sedang parkir. Nopriadi alias Nopen diciduk anggota Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes...
- Advertisement -

Lesty: BPJS Hanya Menanggung Pasien Covid-19 Maksimal 18 Juta Itu HOAX

Sumselmerdeka.com-Palembang, Masyarakat Gempar di karenakan Ada informasi bahwa Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tak lagi menanggung biaya perawatan pasien Covid-19 mulai 1 Oktober 2021. Informasi yang beredar...

Bioskop Sudah Mulai Beroperasi, Syarat Masuk Membawa Sertifikat Vaksin

Sumselmerdeka.com-Palembang, Sejumlah bioskop Palembang Sudah mulai beroperasi kembali namun harus membawa Sertifikat Vaksinasi sebagai bukti sudah divaksinasi. Aturan mengenai kebolehan dibukanya bioskop ini disebutkan dalam...

Tanggapan Kadis PPPA Prov.Sumsel Terkait Kasus Pencabulan 26 Santri Pondok Pesantren

Sumselmerdeka.com-Palembang, Kasus pelecehan kepada anak anak yang terjadi di salah satu pondok pesantren Kabupaten Ogan Ilir, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA)...

Related news

Meminta Uang Paksa 10 ribu, Nopriadi Diringkus Polisi

Sumselmerdeka.com-Palembang, Nopriadi (35) di ringkus aparat kepolisian akibat memeras uang kepada pengendara mobil yang sedang parkir. Nopriadi alias Nopen diciduk anggota Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes...

Lesty: BPJS Hanya Menanggung Pasien Covid-19 Maksimal 18 Juta Itu HOAX

Sumselmerdeka.com-Palembang, Masyarakat Gempar di karenakan Ada informasi bahwa Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tak lagi menanggung biaya perawatan pasien Covid-19 mulai 1 Oktober 2021. Informasi yang beredar...

Bioskop Sudah Mulai Beroperasi, Syarat Masuk Membawa Sertifikat Vaksin

Sumselmerdeka.com-Palembang, Sejumlah bioskop Palembang Sudah mulai beroperasi kembali namun harus membawa Sertifikat Vaksinasi sebagai bukti sudah divaksinasi. Aturan mengenai kebolehan dibukanya bioskop ini disebutkan dalam...

Tanggapan Kadis PPPA Prov.Sumsel Terkait Kasus Pencabulan 26 Santri Pondok Pesantren

Sumselmerdeka.com-Palembang, Kasus pelecehan kepada anak anak yang terjadi di salah satu pondok pesantren Kabupaten Ogan Ilir, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA)...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here