Sabtu, 18 September, 2021

KBM Sekolah Tatap Muka Kota Palembang Ditunda

Sumselmerdeka.com-Palembang, Walikota Palembang H. Harnojoyo menghadiri rapat bersama Dinas Pendidikan Kota Palembang, Satuan Gugus Tugas Covid-19 Palembang, Dinas Kesehatan (Dinkes), Ikatan Dokter Indonesia (IDI) dan Dinas Instansi terkait lainnya. di Rumah Dinas, Senin (05/07/2021).

Harnojoyo mengatakan rapat ini akan memutuskan penundaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Sekolah Tatap Muka, dikarenakan Palembang masih zona merah Covid-19

“Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) secara tatap muka rencananya akan diselenggarakan pada Tahun Ajaran Baru dibatalkan. Pasalnya sebelum KBM tatap muka semua siswa diwajibkan melakukan vaksin terlebih dahulu” kata Harnojoyo setelah rapat koordinasi persiapan pembelajaran tatap muka.

Menurut Harnojoyo, melonjaknya kasus positif Covid-19 saat ini tentu banyak yang harus dipertimbangkan.

“Untuk itu pelaksanaan sekolah tatap muka belum diperkenankan di Kota Palembang, karena banyak yang harus dipertimbangkan selain dari mewajibkan siswa selesai divaksin,”ungkap Harno.

Pihaknya bersama instansi terkait sepakat untuk melaksanakan vaksinasi terlebih dahulu pada anak-anak yang usia 12-17 tahun.

“Kalau sudah divaksin antibodi mereka sudah kuat, sehingga proses belajar mengajar akan dilaksanakan,”kata Harno.

Sementara ditempat yang sama, kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palembang Ahmad Zulinto menambahkan, proses KBM tatap muka akan dilaksanakan usai siswa melakukan vaksin.

“Nanti kalau siswa-siswi sudah divaksin kita akan rapat dan meninjau ulang pelaksanaan proses belajar mengajar, apakah secara tatap muka atau lanjut daring,”kata Zulinto.

Karena menurut Zulinto, keselamatan nyawa sangat lah penting.

“Kita tunggu vaksin dan kondisi hingga betul-betul membaik,” pungkasnya.

Terbaru

Meminta Uang Paksa 10 ribu, Nopriadi Diringkus Polisi

Sumselmerdeka.com-Palembang, Nopriadi (35) di ringkus aparat kepolisian akibat memeras uang kepada pengendara mobil yang sedang parkir. Nopriadi alias Nopen diciduk anggota Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes...
- Advertisement -

Lesty: BPJS Hanya Menanggung Pasien Covid-19 Maksimal 18 Juta Itu HOAX

Sumselmerdeka.com-Palembang, Masyarakat Gempar di karenakan Ada informasi bahwa Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tak lagi menanggung biaya perawatan pasien Covid-19 mulai 1 Oktober 2021. Informasi yang beredar...

Bioskop Sudah Mulai Beroperasi, Syarat Masuk Membawa Sertifikat Vaksin

Sumselmerdeka.com-Palembang, Sejumlah bioskop Palembang Sudah mulai beroperasi kembali namun harus membawa Sertifikat Vaksinasi sebagai bukti sudah divaksinasi. Aturan mengenai kebolehan dibukanya bioskop ini disebutkan dalam...

Tanggapan Kadis PPPA Prov.Sumsel Terkait Kasus Pencabulan 26 Santri Pondok Pesantren

Sumselmerdeka.com-Palembang, Kasus pelecehan kepada anak anak yang terjadi di salah satu pondok pesantren Kabupaten Ogan Ilir, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA)...

Related news

Meminta Uang Paksa 10 ribu, Nopriadi Diringkus Polisi

Sumselmerdeka.com-Palembang, Nopriadi (35) di ringkus aparat kepolisian akibat memeras uang kepada pengendara mobil yang sedang parkir. Nopriadi alias Nopen diciduk anggota Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes...

Lesty: BPJS Hanya Menanggung Pasien Covid-19 Maksimal 18 Juta Itu HOAX

Sumselmerdeka.com-Palembang, Masyarakat Gempar di karenakan Ada informasi bahwa Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tak lagi menanggung biaya perawatan pasien Covid-19 mulai 1 Oktober 2021. Informasi yang beredar...

Bioskop Sudah Mulai Beroperasi, Syarat Masuk Membawa Sertifikat Vaksin

Sumselmerdeka.com-Palembang, Sejumlah bioskop Palembang Sudah mulai beroperasi kembali namun harus membawa Sertifikat Vaksinasi sebagai bukti sudah divaksinasi. Aturan mengenai kebolehan dibukanya bioskop ini disebutkan dalam...

Tanggapan Kadis PPPA Prov.Sumsel Terkait Kasus Pencabulan 26 Santri Pondok Pesantren

Sumselmerdeka.com-Palembang, Kasus pelecehan kepada anak anak yang terjadi di salah satu pondok pesantren Kabupaten Ogan Ilir, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA)...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here