Sabtu, 18 September, 2021

Omset Turun Rental PS Istirahatkan 2 Pegawai

Sumselmerdeka.com-Palembang, Pengetatan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala Mikro yang sudah di tetapkan Walikota Palembang Harno Joyo yang melakukan Pembatasan tempat-tempat usaha yang menimbulkan kerumunan.

PPKM Mikro ini sangat dirasakan dampaknya oleh pengusaha baik itu pengusaha Hotel, Tempat Hiburan, Pengusaha Gerai makanan yang omsetnya tergantung pada pengunjungnya.

Bahkan PPKM Mikro pun dirasakan oleh Pengusaha Rental Play Station 4 (PS4) King yang berada di Jalan Jendral Ahmad Yani (Plaju) mengalami penurunan omset yang biasanya buka 24 jam jadi tutup jam 5 Sore.

“Iya karena di sinikan rental PS ini buka 24 jam namun karena Peraturan pemerintah tentang PPKM jadi kami harus tutup jam 5 sore” kata Suci Palupi Owner Rental PS 4 King.

Suci juga mengatakan karena PPKM skala Mikro ini juga pegawai rental PS4 ini ada yang di istirahatkan dulu karena tidak ada pemasukan dana.

“Omsetnya menurun drastis, karna tutup jam 5 sore, Kami disini sebelumnya ada 3 pegawai sekarang 2 orang malah di istirahatkan di rumah”ungkapnya.

Prokes di PS4 King ini juga selalu di terapkan untuk menurunkan peningkatan Covid-19.

“Prokes di sini juga kami terapkan, sebelum masuk rental ps kami menyiapkan cuci tangan dan wajib mengunakan masker malah yang tidak makai masker kami suruh balik terlebih dahulu,”Kata Suci.

Terkait itu Suci juga tetap sabar walaupun sekarang sedang ada pengetatan PPKM semoga kedepanya bisa menurunkan penyebaran Covid-19.

“Semoga dengan adanya PPKM ini bisa mengurangi kerumunan dan menurunkan penyebaran virus Covid-19,”pungkasnya.

Untuk diketahui sebelum adanya PPKM Rental PS4 King ini omsetnya kalau pagi sampai sore hari bisa 400-500 ribu namun Sesudah adanya PPKM omsetnya pagi sampai sore hanya 200 ribu artinya ada penurunan omset lebih dari 50 persen.

Terbaru

Meminta Uang Paksa 10 ribu, Nopriadi Diringkus Polisi

Sumselmerdeka.com-Palembang, Nopriadi (35) di ringkus aparat kepolisian akibat memeras uang kepada pengendara mobil yang sedang parkir. Nopriadi alias Nopen diciduk anggota Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes...
- Advertisement -

Lesty: BPJS Hanya Menanggung Pasien Covid-19 Maksimal 18 Juta Itu HOAX

Sumselmerdeka.com-Palembang, Masyarakat Gempar di karenakan Ada informasi bahwa Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tak lagi menanggung biaya perawatan pasien Covid-19 mulai 1 Oktober 2021. Informasi yang beredar...

Bioskop Sudah Mulai Beroperasi, Syarat Masuk Membawa Sertifikat Vaksin

Sumselmerdeka.com-Palembang, Sejumlah bioskop Palembang Sudah mulai beroperasi kembali namun harus membawa Sertifikat Vaksinasi sebagai bukti sudah divaksinasi. Aturan mengenai kebolehan dibukanya bioskop ini disebutkan dalam...

Tanggapan Kadis PPPA Prov.Sumsel Terkait Kasus Pencabulan 26 Santri Pondok Pesantren

Sumselmerdeka.com-Palembang, Kasus pelecehan kepada anak anak yang terjadi di salah satu pondok pesantren Kabupaten Ogan Ilir, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA)...

Related news

Meminta Uang Paksa 10 ribu, Nopriadi Diringkus Polisi

Sumselmerdeka.com-Palembang, Nopriadi (35) di ringkus aparat kepolisian akibat memeras uang kepada pengendara mobil yang sedang parkir. Nopriadi alias Nopen diciduk anggota Unit Ranmor Satreskrim Polrestabes...

Lesty: BPJS Hanya Menanggung Pasien Covid-19 Maksimal 18 Juta Itu HOAX

Sumselmerdeka.com-Palembang, Masyarakat Gempar di karenakan Ada informasi bahwa Kementerian Kesehatan (Kemenkes) tak lagi menanggung biaya perawatan pasien Covid-19 mulai 1 Oktober 2021. Informasi yang beredar...

Bioskop Sudah Mulai Beroperasi, Syarat Masuk Membawa Sertifikat Vaksin

Sumselmerdeka.com-Palembang, Sejumlah bioskop Palembang Sudah mulai beroperasi kembali namun harus membawa Sertifikat Vaksinasi sebagai bukti sudah divaksinasi. Aturan mengenai kebolehan dibukanya bioskop ini disebutkan dalam...

Tanggapan Kadis PPPA Prov.Sumsel Terkait Kasus Pencabulan 26 Santri Pondok Pesantren

Sumselmerdeka.com-Palembang, Kasus pelecehan kepada anak anak yang terjadi di salah satu pondok pesantren Kabupaten Ogan Ilir, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA)...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here