Kamis, 23 September, 2021

KPK Tegas Sebut Miliki Bukti Kuat Atas Dugaan Kasus Korupsi yang Dilakukan Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah

SumselMerdeka.com-Palembang, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) terhadap Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah.

Meski mengelak, nyatanya, KPK memiliki bukti kuat untuk menjerat Nurdin sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pengadaan barang dan jasa, perizinan, dan pembangunan infrastruktur di lingkungan Pemprov Sulsel Tahun Anggaran 2020-2021.

Meski usai dijadikan tersangka, Nurdin sempat membantah terlibat dalam perkara sampai-sampai ia menyebut nama Tuhan.

“Tersangka membantah hal biasa dan itu hak yang bersangkutan. Kami tegaskan, KPK telah memiliki bukti yang kuat menurut hukum terkait dugaan tindak pidana korupsi dimaksud,” ujar Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri saat dikonfirmasi, Senin (1/3/2021).

Tak hanya mengingatkan Nurdin agar bisa bekerja sama, kata Ali, KPK juga mewanti-wanti tersangka lainnya maupun para saksi untuk kooperatif.

Satu di antaranya dengan memenuhi panggilan pemeriksaan dan menyampaikan keterangan sebenarnya di hadapan penyidik.

“Kami harap para tersangka dan pihak-pihak lain yang nanti kami panggil dan diperiksa dalam perkara ini agar kooperatif menerangkan fakta-fakta sebenarnya yang mereka ketahui dihadapan penyidik,” tandas Ali.

Diketahui, KPK menetapkan Nurdin Abdullah bersama Sekretaris Dinas PUPR Provinsi Sulawesi Selatan Edy Rahmat dan Direktur PT Agung Perdana Bulukumba (APB) Agung Sucipto sebagai tersangka kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait pengadaan barang dan jasa, perizinan, dan pembangunan infrastruktur di lingkungan Pemprov Sulsel Tahun Anggaran 2020-2021.

Tak hanya suap, Nurdin juga diduga menerima gratifikasi dari kontraktor lainnya senilai Rp3,4 miliar.

Usai diperiksa penyidik, Nurdin mengklaim tidak tahu-menahu mengenai transaksi suap antar Agung dan Edy yang merupakan orang kepercayaannya.

Bahkan, Nurdin mengucap sumpah atas nama Tuhan untuk membantah keterlibatannya dalam kasus suap ini.

“Tidak tahu apa-apa kita, ternyata si Edy itu melakukan transaksi tanpa sepengetahuan saya. Sama sekali tidak tahu. Demi Allah. Demi Allah,” ucap Nurdin di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Minggu (29/2/2021).

Meski membantah menerima suap Nurdin meminta maaf kepada masyarakat Sulawesi Selatan atas kasus yang menjeratnya ini.

“Ya saya mohon maaf (untuk masyarakat Sulsel),” tutur Nurdin.

Terbaru

Pemkot Palembang Menargetkan Secepatnya Ganti Rugi Persil Pembangunan Fly Over Simpang Sekip

Sumselmerdeka.com-Palembang, Pemkot Palembang siapkan dana Rp 1,8 miliar untuk pembebasan lahan pembangunan Jembatan layang di angkatan 66 atau Fly Over Simpang Sekip. Untuk di ketahui,...
- Advertisement -

Pemprov Sumsel Gencarkan Vaksinasi Massal Di Pondok Pesantren SMB

Sumselmerdeka.com-Palembang, Pemprov Sumsel memberi vaksin untuk para santriwan dan santriwati se Sumsel berupaya percepatan herd immunity di Pondok Pesantren. Sebanyak 500 Santri di Pondok Pesantren...

24.750 Dosis Vaksin Disuntikan ke Mahasiswa Untuk Dukung Kuliah Tatap Muka

Sumselmerdeka.com-Palembang, Kepolisian Republik Indonesia berbagai upaya untuk meningkatkan herd immunity untuk dukung Mahasiswa mulai Kuliah Tatap Muka di Sumatera Selatan. Polri mengandeng Polda Sumsel mengelar...

Kasus Covid-19 Di Sumsel Mulai Melandai

Sumselmerdeka.com-Palembang, Penurunan Kasus Covid-19 saat ini mulai terlihat, terbukti Berdasarkan data 21 September 2021 kasus covid-19 hanya 55 kasus sehingga total kasus positif Covid-19...

Related news

Pemkot Palembang Menargetkan Secepatnya Ganti Rugi Persil Pembangunan Fly Over Simpang Sekip

Sumselmerdeka.com-Palembang, Pemkot Palembang siapkan dana Rp 1,8 miliar untuk pembebasan lahan pembangunan Jembatan layang di angkatan 66 atau Fly Over Simpang Sekip. Untuk di ketahui,...

Pemprov Sumsel Gencarkan Vaksinasi Massal Di Pondok Pesantren SMB

Sumselmerdeka.com-Palembang, Pemprov Sumsel memberi vaksin untuk para santriwan dan santriwati se Sumsel berupaya percepatan herd immunity di Pondok Pesantren. Sebanyak 500 Santri di Pondok Pesantren...

24.750 Dosis Vaksin Disuntikan ke Mahasiswa Untuk Dukung Kuliah Tatap Muka

Sumselmerdeka.com-Palembang, Kepolisian Republik Indonesia berbagai upaya untuk meningkatkan herd immunity untuk dukung Mahasiswa mulai Kuliah Tatap Muka di Sumatera Selatan. Polri mengandeng Polda Sumsel mengelar...

Kasus Covid-19 Di Sumsel Mulai Melandai

Sumselmerdeka.com-Palembang, Penurunan Kasus Covid-19 saat ini mulai terlihat, terbukti Berdasarkan data 21 September 2021 kasus covid-19 hanya 55 kasus sehingga total kasus positif Covid-19...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here